Operasi Pasar Disoal Warga Karena Berat Timbangan Tak Sesua

Operasi Pasar bawang putih Pemkab Tulangbawang disoal warga. foto IST

lampungnewspaper.co.id – Operasi Pasar bawang putih Pemkab Tulangbawang disoal warga. Alih-alih dijual murah, berat satu karung bawang putih yang seharusnya 20 kilogram ternyata tidak sesuai.

Sukarno, warga Kecamatan Menggala mengatakan, dia membeli bawang putih sebanyak empat karung. Namun, setelah ditimbang kembali, berat satu karung ternyata hanya 19 kilogram, bahkan ada yang 18 kilogram.

“Saya pedagang pak. Saya timbang lagi di belakang kok hanya 19 dan 18 kilogram. Saya kan juga ingin dapat untung lagi,” keluhnya saat protes ke panitia di Pasar Putri Agung Menggala, Selasa (14/5).

Dilanjutkannya, di setiap karung yang dibelinya tertera berat bawang putih 20 kilogram dengan nilai Rp500 ribu per karung. Dari situ, harga bawang putih dijual sekitar Rp25 ribu perkilogramnya.

Kekecewaan juga dirasakan Isma, warga setempat, yang juga ikut membeli. Bahkan dia yang membeli dengan cara patungan dengan rekannya terpaksa harus mengembalikan karena jumlah timbangan tidak sesuai.

“Saya ini belinya patungan, kan gak mungkin saya mau ganti karena timbangan hanya 19 kilogram. Terpaksa saya kembalikan,” akunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Raden Mansus di lokasi mengatakan, pemerintah daerah hanya menyediakan tempat dan lokasi. Sementara untuk pasokan dikirim pihak swasta yang bekerjasama dengan pemerintah pusat.

“Kami hanya menyediakan lokasi karena ini program pemerintah pusat dan digelar di seluruh Indonesia. Kalau ada yang mau komplain ke pihak penyelenggara saja yang bertanggungjawab,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Tulangbawang itu menambahkan, sebelum operasi dilaksanakan pihaknya juga telah melakukan kroscek terlebih dahulu.

“Kalau benar mungkin tidak semua, wajar saja mungkin menyusut karena dikirim langsung dari Jakarta,” tandasnya. (nal/sur/dan/rnn/asf)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here