Nyawa Nyaris Melayang Gara-Gara Cinta

DAPAT PERAWATAN : ME (16), warga Tiyuh Indraloka, Kecamatan Waykenangga, Kabupaten Tulangbawang Barat berhasil di evakuasi ke rumah sakit mutiara bunda setelah melakukan percobaan bunuh diri. Foto dok. Dokumentasi Polsek Banjaragung

lampungnewspaper.co.id – Polsek Banjaragung bersama warga berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri seorang pelajar SMAN 1 Banjarmargo.

Di duga akibat putus cinta, ME (16) warga Tiyuh Indraloka, Kecamatan Waykenangga, Kabupaten Tulangbawang Barat nekat memanjat tower salah satu provider di kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, dan berniat mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, peristiwa percobaan bunuh diri bermula saat korban datang ke rumah salah satu temannya di Kampung Agungjaya, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang sekitar pukul 06.00 WIB.

“Setibanya di rumah temannya, tanpa cerita apa apa korban langsung pergi lagi tanpa pamit,” kata Kompol Rahmin, Rabu (24/4).

Karena tidak pamit, lanjut Kapolsek, teman korban khawatir dan langsung mencari keberadaan korban.

“Sekitar jam 09.00 WIB itu korban kirim pesan whatsapp ke temannya gambar tower. Disitu korban belum naik,” jelasnya.

Melihat pesan gambar dari korban, teman temannya seketika panik dan khawatir mencari keberadaan tower tersebut. “Akhirnya ketemu towernya, kurang lebih tingginya 50 meter di kampung Tunggalwarga. Disitu korban sudah naik,” ungkap Rahmin.

Karena panik, teman teman korban lalu menghubungi keluarganya. Tidak lama kemudian, keluarga korban datang. “Masyarakat juga sudah banyak yang berkumpul. Disitu ada yang menghubungi saya kalau ada percobaan bunuh diri,” kata Kapolsek.

Sesampainya di lokasi, kata Rahmin, korban sudah sekitar 25 meter memanjat tower itu. “Bapaknya sudah naik, kemudahan petugas kita juga ikut naik. Ada sekitar tiga orang yang naik membawa tali agar tidak lompat,” terangnya.

Akhirnya, korban berhasil dipegang oleh orangtua dan polisi lalu diikat agar tidak melompat. “Korban masih tidak mau turun, setelah diberi pengertian sekitar 30 menit diatas tower, korban akhirnya mau turun dengan keadaan lemas dan pingsan. Kemudian langsung di larikan ke rumah sakit terdekat,” jelas Kapolsek.

Rahmin mengungkapkan, menurut keterangan teman temannya, korban memiliki masalah keluarga dan dengan mantan pacarnya. “Kemungkinan besar karena masalah masalah itu,” tandasnya. (nal/rnn/asf)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here