Dua Warga Lampung Dikabarkan Ikut Jadi Korban Pesawat Lion Air

ilustrasi pesawat lion air. foto net

Lampungnewspaper.co.id – Dua warga Lampung Utara (Lampura), Provinsi Lampung, dikabarkan menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Senin (29/10).

Mereka yakni Hendra Tanjaya alias Ajung, warga RT 2, LK 9, Kelurahan Tanjungaman, Kotabumi, dan Rober Susanto alias Atay warga Kaliumban, Kecamatan Kotabumi, Lampura.

Ajung merupakan pemilik toko emas Cincin yang berada di Pasar Dekon Kotabumi. Sementara Atay pemilik toko tekstil yang juga berdagang di Pasar Dekon setempat.

Athiat (52), kerabat Ajung membenarkan jika nama Hendra Tanjaya masuk dalam daftar korban jatuhnya pesawat di laut Utara Karawang, Jawa Barat (Jabar). “Istri Ajung tadi pagi langsung ke Jakarta untuk memastikan apakah benar suaminya menjadi salah satu korban pesawat yang jatuh,” ujar Athiat.

Menurutnya, dia mengetahui hal itu setelah kerabat lainnya yang berada di Jakarta memberikan informasi tentang jatuhnya pesawat Lion Air, dan Ajung dikabarkan menjadi salah satu korban.

Diketahui, pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh pada Senin (29/10) pukul 06.33 WIB, atau 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Berdasarkan keterangan dari aplikasi FlightRadar24, pesawat yang hilang kontak berjenis Boeing 737 Max 8.

Dilansir dari kumparan, pesawat ini baru digunakan Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Mengutip situs Boeing, harga 1 unit armada Boeing 737 Max 8 saat ini dipatok USD 117,1 juta atau bernilai Rp 1,779 triliun (kurs USD 1 = Rp 15.200).

Boeing MAX 8 yang jatuh ini merupakan bagian dari pemesanan pesawat oleh Lion Air yang dilakukan pada 17 November 2011 di Bali. Penandatangan pembelian disaksikan langsung oleh Presiden AS saat itu, Barack Obama.

Saat itu, Lion Air group menandatangani pembelian 201 unit Boeing 737 MAX dan 29 unit Boeing Next-Generation 737-900 ER. Total pembelian 230 unit pesawat ini mencapai USD 21,7 miliar.

“Boeing 737 MAX akan menjadi masa depan Lion Air. Dengan efisiensi yang tinggi, pesawat canggih ini akan membantu Lion Air dalam menyediakan layanan berbiaya murah dan mendukung ekspansi rute baru dengan jarak tempuh lebih panjang,” ungkap Pendiri dan Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana dikutip dari situs Boeing, Senin (29/10).

Pesawat Boeing 737 MAX memiliki kapasitas 162-178 kursi bila dirancang dengan dua tipe kelas yakni ekonomi dan bisnis. Pesawat bisa mebawa 220 penumpang bila dirancang untuk 1 tipe kelas.

Jarak tempuh pesawat ini mencapai 6.570 kilometer (km). Pesawat ini menggunakan mesin jenis LEAP-1 B keluaran CFM International. Boeing 737 MAX 8 memilki panjang 39,52 meter dengan jarak antar kedua bentang sayap mencapai 35,9 meter. (ozy/sur/rnn/asf)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here